Harusnya cerita ini tadi malam saya tulis berhubung karena ada yang tak ku inginkan terjadi tadi malam denganku, jadi kisahku baru ku tulis pagi ini. Sebenarnya sedih sih penyakit yang lama saya derita setelah pernah terapi di Jakarta lama kelamaan mulai hilang dan tak pernah ku rasakan lagi. Sedikit marah dan kesal karena di saat saya mau menjalankan hidupku dengan normal melakukan aktivitas yang dlu tidak bisa ku lakukan, ternyata muncul di saat yang sangat aku tak duga. Ingin menangis rasanya, ingin merontah rasanya, "Aku ingin seperti orang lain yang bisa menjalani hidupnya tanpa sakit yang di derita sampai selama ini" Ku pikir diriku telah sembuh, ku pikir diriku telah pulih. tepi kenyataannya??? Dan yang parahnya pacarku belum mengetahui banyak tentang diriku, bagaimana kalau nanti dia tinggalkanku, bagaimana kalau nanti dia hanya kasihan sama diriku? bagaimana jika nanti dia tak bisa berada di sampingku karena penyakitku ini. Nanti akan aku jelaskan semua, dan berharap dia bisa terima kekuaranganku. Dan bila aku harus kehilangannya, aku akan ikhlaskannya setidaknya dia pernah menjadi kekasih hatiku...
Well, kita lanjutkan kisahku yang tentang pacarku ini. Malam ini adalah malam yang sangat lucu dan indah. Di mana seperti kebiasaan kita berdua yakni pagi sampai sore kita smsn dan tlpn malamnya kita chat, tapi hari ini sangat lain sekali, di mana saat qt berdua chat, aku membalas chat kamu lewat tlpn dan kamu membalasnya lewat chat. Yah buatku sangat menarik sekali, karena aku tak pernah merasakan seperti ini dengan mantan2ku yang lain. Berbicara tentang perbedaan, itulah yang ku rasakan saat menjadi kekasihmu.Dimana aku banyak belajar dari kesalahanku masa lalu, di mana aku terapkan semua perubahanku di kisah cintaku bersamamu. Semua keegoisannku ku hilangkan, semua kemarahanku ku lampiaskan pada tulisan, semua keluh kesahku ku ceritakan di blogku. Aku berusaha menerima semua kekuranganmu, aku berusaha membahagiakanmu. Aku belajar menerima pasanganku dari kekurangannya. Walaupun terkadang ada sifatmu yang membuatku rada kesal, tetapi aku tepihkan itu menjadi sebuah sikap yang indah buatku,
Banyak hal yang ku pelajari dalam dirimu, termaksud mengontrol cemburu, emosi dan marahku. Buatku kamu istimewa, buatku kamu itu spesial. yang sebenarnya kalau menurut orang aku salah memanjakanmu, tapi buatku itu adalah salah satu hadiah buat pacarku tersayang. Entah apa yang ada di benakku dari sikapmu yang membuatku bahagia di sampingmu. Walaupun terkadang ada hal yang nyebelin tapi kamu tutupi dengan sikapmu yang sangat romantis dan itu tiba2 datangnya. Aku berusaha tidak ngambek denganmu, aku lebih baik diam atau pura-pura tidak ada yang terjadi daripada aku ngambek denganmu.
Kamu jadi inspirasiku, dalam keadaan yang sakitpun aku masih bisa tertawa untukmu, aku masih bisa bercerita denganmu walaupun air mataku telah jatuh, karena menahan sakitnya kepalaku, aku berusaha tetap selalu tersenyum buatmu, seolah-olah tak ada yang terjadi denganku, seolah-olah kamu menampung sedikit penyakitku, walaupun yang kamu tahu hanya perutku yang sering sakit. Itu baru penyakit yang datang di diriku beberapa minggu yang lalu, tetapi kamu tak tau penyakit yang ku derita selama bertahun-tahun. Tapi tak apalah tidak usah di fikirkan, keadaanku akan segera ku sembuhkan, aku tidak mau lemah di mata orang lain lagi, aku tak mau memanjakan penyakitku, aku tak mau itu lagi terjadi denganku. Aku mau semangat, aku mau seperti orang yang sehat, walaupun tak bisa ku pungkiri, aku hanya manusia yang lemah.
Berharap kamu bisa membentuk diriku menjadi yang lebih baik, menerima sikap perubahanku, menerima semua kekuranganku. Aku berusaha menerima semua kekuranganmu, karena aku tau kekuranganku lebih besar di bandingkan kekuranganmu. Di dirimu aku bisa melihat diriku yang dulu, maka dari itu aku bisa mempelajari sikapku yang dulu. Saya akui banyak hal yang jauh dari diri saya yang dulu. Tapi untuk menjadi diri saya yang dulu adalah hal yang tak mungkin aku lakukan lagi, banyak kejadian yang sangat menyakitkan termaksud diriku dan teman2ku gara-gara sikapku, maka dari itu aku berusaha menjadi yang lebih baik, walaupun sulit ku lakukan tetapi dengan melihat dirimu aku bisa mengontrol diriku untuk menjadi diriku yang sekarang bukan yang masa lalu.
Punya pacar sepertimu sangat membahagiakan diriku, melihat tingkah lakumu, dan sifatmu adalah suatu hal yang sangat menyenangkan buatku, karena menurutku itu adalah hal yang sangat tidak pernah ku temukan di diri orang lain selain dirimu. Entah apa yang merasuki diriku, aku tak mau marah kepadamu, aku tidak mau ngambek denganmu, karena menurutku itu kejadian yang sangat ingin ku lupakan. Menjadi diriku yang dulu adalah hal yang sangat ku benci, menjadi orang yang egois, suka marah-marah tidak jelas, suka diinginkan, menurutku itu adalah kesalahan yang terbesar yang pernah ku lakukan. Aku sadar aku tidak mau dewasa, tapi aku juga harus sadar tak mungkin aku selamanya bersifat ke kanak-kanakan. Menurutku hal yang sangat tak mungkin kita berada di satu sisi.
Banyak kejadian yang sangat aku sukai saat bersamamu, banyak kejadian yang sangat aku dambakan dari dulu. Terkadang sikap yang lucumu menjadi semangat tersendiri buatku, menjadi seseuatu yang berbeda itulah dirimu. Perbedaan yang ku dapatkan dari dirimu sendiri itu membuatku sangat betta berada di sampingmu, membuat diriku merasa nyaman bersamamu. Hanya ada satu pintaku untuk kekasihku yang tercinta "Jangan pernah kamu merubah sikapmu yang engkau berikan padaku hari ini, karena dengan sikapmu inilah yang membuatku jatuh cinta denganmu". Memiliki dirimu adalah hal yang telah lama ku dambakan, dengan sosok yang sangat berbeda dari orang lain itulah dirimu... "Saldi"
Punya pacar sepertimu sangat membahagiakan diriku, melihat tingkah lakumu, dan sifatmu adalah suatu hal yang sangat menyenangkan buatku, karena menurutku itu adalah hal yang sangat tidak pernah ku temukan di diri orang lain selain dirimu. Entah apa yang merasuki diriku, aku tak mau marah kepadamu, aku tidak mau ngambek denganmu, karena menurutku itu kejadian yang sangat ingin ku lupakan. Menjadi diriku yang dulu adalah hal yang sangat ku benci, menjadi orang yang egois, suka marah-marah tidak jelas, suka diinginkan, menurutku itu adalah kesalahan yang terbesar yang pernah ku lakukan. Aku sadar aku tidak mau dewasa, tapi aku juga harus sadar tak mungkin aku selamanya bersifat ke kanak-kanakan. Menurutku hal yang sangat tak mungkin kita berada di satu sisi.
Banyak kejadian yang sangat aku sukai saat bersamamu, banyak kejadian yang sangat aku dambakan dari dulu. Terkadang sikap yang lucumu menjadi semangat tersendiri buatku, menjadi seseuatu yang berbeda itulah dirimu. Perbedaan yang ku dapatkan dari dirimu sendiri itu membuatku sangat betta berada di sampingmu, membuat diriku merasa nyaman bersamamu. Hanya ada satu pintaku untuk kekasihku yang tercinta "Jangan pernah kamu merubah sikapmu yang engkau berikan padaku hari ini, karena dengan sikapmu inilah yang membuatku jatuh cinta denganmu". Memiliki dirimu adalah hal yang telah lama ku dambakan, dengan sosok yang sangat berbeda dari orang lain itulah dirimu... "Saldi"






0 komentar:
Posting Komentar